Skip to main content

Heart

As-Salam . Alhamdulillah . I'm home . Celebrated by Hareez's birthday cake . Supported by fast food sponsored by Kak Hasanah . Full ~ But , it is not the point that I want to elaborate . It is about our heart . Kita sering bertanya dekat orang lain ,
" Eh , aku rasa aku buat ni dah kira ok tau daripada kau yang tak buat apa-apa ."
Takpun ayat paling selekeh sekali macam ni ,
" Eh , bukan aku lagi baik daripada kau ke ? "
See , ini bukan nak cerita pasal perasan baik ke ape . Ni nak cerita pasal hati kita . Kita mesti selalu kan tiba-tiba nak je fikir orang tu buat something sebab apa . Dan muncullah fikiran yang menerawang ( maafkan saya , vocab yg sesuai x dpt dcari ) dalam akal macam-macam yang buruk tentang orang tu .

Hati , hati . Apasal la kau degil sangat . Jangan suuzon . Jangan suuzon . MasyaAllah . Marahlah diri sendiri . Kenapa selalu je nampak kesalahan orang lain instead of their kindness ?
Kenapa selalu je nampak diri sendiri tu baik ?
Pernah dengar orang cakap macam ni ,
" Macam mana korang tengok diri orang lain , macam itulah sebenarnya diri kita ."
Zupp , terkenakah anda ? Ataupun masih lagi tak dapat menafsir apa yang saya tulis. Sebenarnya , kalau kita tengok orang dengan penuh hasad dengki , macam tulah diri kita yang penuh dengan hasad dengki .

Allah itu cantik dan Dia suka akan kecantikan . Allah itu adil dan Dia suka akan keadilan . The list goes on ... Saya selalu je tersenyum pada adik-adik second intake yang seolah-olahnya kekurangan kasih sayang . Kasihan melihatkan MJK mereka bertukar kepada HJK . Wahai akak-akak , jom senyum . Tak susah pun . Lembutkan hati . Adik-adik takut , mungkin ? Ya , dakwah bil hal tu lebih berkesan . Kalau sekadar pandai cakap , tapi tak tunjuk memang slack . Sebab orang lebih tengok apa yang kita buat daripada apa yang kita cakap .
Hati tu Allah pegang , Imia . Hati tu Allah punya . Kau tulis , kau cakap , kalau Allah tak kata bagi hidayah pada dia , dia tak akan tertarik . Kau usaha je .
Kata-kata tu lah yang kuatkan saya . Saya bukanlah orang yang tinggi ilmunya . Apa yang saya tulis ini pun based on what I got and read . Hati kita Allah pegang , sahabat ! Naqibah , bukan mudah ! Diberi taklifan sebagai salah seorang TJN Ruhiyyah , bukan mudah . Saya hanya boleh memberi idea , namun saya masih belum mempunyai kekuatan untuk menarik orang melalui kata-kata .
Doakan saya tidak gentar dalam berbicara . Saya sangat bimbang kata-kata saya salah dan menyakiti orang lain .

Know yourself to know someone else . Kenali hati korang . Me too . Agak-agaknya benda yang paling susah dalam hidup agaknya nak menegur diri sendiri , kan ? ( Amanah paling berat , saya tahu ) Bagi saya , saya paling susah nak terima orang yang marah saya tak tentu pasal . Time ni lah , Shikin , Hani , Eyda kata , terima je .
Ambil yang benar !

Hati , moga kau lembut . Aamin .

p/s : gambar sudah di'delete' . thanks untuk yg mengingatkan :)

Comments

  1. gambar tu nmpak kaki...
    delete, delete....

    ReplyDelete
  2. imia,
    tegur saya kalau saya salah.


    -sahabat seTJNruhiyyah. :)


    *err, a'ahla, gmbar tu nmpk kaki skit.

    ReplyDelete
  3. ehh, haha . bru prasan . thanks tegur . entah gambar spe la kt amek . japp2 , tukar gambar ;)
    p/s : tahu dah sape tu ... xD

    ReplyDelete

Post a Comment

comment me :)

Popular posts from this blog

197 - it's been a while

for being imperfect, that is human.

you wish for a perfect day without any flaws, angers, and sorrow but it turns out vice versa.

it’s normal, my dear.

for being imperfect, indeed is for human.

how well you planned your day, 

but because you are a imperfect human who planned,

Allah the perfect one, knows how it will be going; well or bad.

how well you planned your week,

but because you are human full of flaws,

Allah planned it better for you; in many ways.

how well you planned your life,

but because you are a human,

ask, pray, and beg Him to give you the best,

as He knows what’s the best for you.

190 - Wordless Wednesday #4 - a traveler

201 - a sharing to heal your pain

Our iman is not constant. Sometime we feel more close with Allah SWT and sometime we don’t. So when you feel your iman is low turn to Allah SWT and ask for His help. Don’t leave salaah; it’s the foundation and it helps to strengthen our relationship with Allah SWT. The emptiness that we feel can only be filled with the love of Allah SWT. When we try to fill that emptiness with something else that can be a love for a person, wealth etc. then it will cause great pain in the end. When we love something more than Allah SWT then it will cause greatest pain. So strive to get closer to Allah SWT. “Truly in the heart there is a void that can not be removed except with the company of Allah. And in it there is a sadness that can not be removed except with the happiness of knowing Allah and being true to Him. And in it there is an emptiness that can not be filled except with love for Him and by turning to Him and always remembering Him. And if a person were given all of the world and what is in it…