Skip to main content

Ujian

As-Salam .
How is it your iman ? Setinggi gunung atau serendah bumi ? Tidak perlu jawab sebab tidak semua imannya sempurna . Saya juga . Akhirnya , blog saya sudah tidak pink lagi . Unsur pink ? Tetap ada sebab saya kan peminat warna ini . Hari ini , saya dapat idea mahu menulis apabila terlihatkan gambar di atas itu . Terskema pulak saya ni kan ?

Ya , bunga . Tidak semua bunga berwarna-warni seperti ini atau tidak ada bunga seperti ini sebenarnya . Begitu juga hidup kita . Tidak semua indah seperti yang kita mahukan . Bukan semuanya sempurna sesempurna ciptaan Allah . Ada ujian , cabaran dan tarbiah yang Allah Maha Bijaksana itu hendak kurniakan kepada kita . Ada hikmah . Ada hikmah . Ada hikmah . Puas sudah ayat yang sering diulang-ulang oleh Ukhti Anith itu berlegar-legar dalam minda tapi hati tetap mengeluh . Susah , bukan ?

Sempurna ? Apa agaknya maksud sebenar sempurna itu . Dalam Kamus Dewan sempurna membawa lima erti :

- tidak ada cacat cela
- lengkap , tidak ada kekurangan
- baik lagi teratur
- sudah selesai dengan selamat atau sebaik-baiknya
- baik sekali , sesuai

Jelas semua ? Ya , semua hamba Allah mana mungkin mencapai kesempurnaan 100% . Tapi , ada caranya untuk kita menghampiri kesempurnaan . Caranya ialah dengan berubah kepada kebaikan . Tak sanggup lagi nak tulis ayat skema -.-''  BERUBAH . Siapa kata senang nak berubah . There are no man that live without sin and wrong . Me too . Mana ada manusia yang tidak pernah lalai dan leka . Originally , syaitan dah pun berikrar hendak menyesatkan anak Adam dan syaitan telah dapat green light untuk melakukan tujuan yang penuh muslihat tu .

Agak-agaknya kenapa ? Kenapa Allah bagi green light senang-senang je dekat syaitan ? Sebab Allah mahu manusia tidak lupa , lalai , dan leka dengan hidup yang disangka sempurna , tapi to work harder to achieve the title of sempurna tu , di sinilah , nikmat akal yang Allah bagi tu , kita patut terokai seluas-luasnya dengan sebaik mungkin . It is not created all things by Allah for purpose of vanity , right ?

Ada terbaca newspaper tadi . She said that dia tak perfect after she did the wrong things . Pada pendapat saya tak perlu dibangkitkan hal kesempurnaan kalau dah tahu diri tu kepincangan . Tak perlu nak membesarkan kesempurnaan kalau diri sendiri masih blur dengan zatNya .Sesungguhnya sempurna itu zat Allah dan Allah itu Maha Sempurna . I tried to think it positively . I tried to read it without blaming but her/his words macam nak salahkan Qadak Qadar Allah . Should her ?


For me , this is also ujian yang Allah nak bagi sama ada kita nak melihat kesempurnaan tu macam mana . Positive atau negative , kita yang tentukan . So , jangan lupa berdoa sebab Allah tak berhenti memberi . Waalahua'lam .

p/s : sorry , bahasa campur-campur , ALWAYS . I'm trying not to . But ..

Comments

Popular posts from this blog

197 - it's been a while

for being imperfect, that is human.

you wish for a perfect day without any flaws, angers, and sorrow but it turns out vice versa.

it’s normal, my dear.

for being imperfect, indeed is for human.

how well you planned your day, 

but because you are a imperfect human who planned,

Allah the perfect one, knows how it will be going; well or bad.

how well you planned your week,

but because you are human full of flaws,

Allah planned it better for you; in many ways.

how well you planned your life,

but because you are a human,

ask, pray, and beg Him to give you the best,

as He knows what’s the best for you.

190 - Wordless Wednesday #4 - a traveler

201 - a sharing to heal your pain

Our iman is not constant. Sometime we feel more close with Allah SWT and sometime we don’t. So when you feel your iman is low turn to Allah SWT and ask for His help. Don’t leave salaah; it’s the foundation and it helps to strengthen our relationship with Allah SWT. The emptiness that we feel can only be filled with the love of Allah SWT. When we try to fill that emptiness with something else that can be a love for a person, wealth etc. then it will cause great pain in the end. When we love something more than Allah SWT then it will cause greatest pain. So strive to get closer to Allah SWT. “Truly in the heart there is a void that can not be removed except with the company of Allah. And in it there is a sadness that can not be removed except with the happiness of knowing Allah and being true to Him. And in it there is an emptiness that can not be filled except with love for Him and by turning to Him and always remembering Him. And if a person were given all of the world and what is in it…