Skip to main content

Full vs Empty

 
As-Salam .
Terfikir sejenak when finishing up reading chapter 1 dalam Let’s Learn Our Islam portrayed by Adnan Oktar ataupun lebih terkenal dengan nama penanya , Harun Yahya . Allah Created All of Us . Lihat seperti tajuk yang sangat simple tapi pelbagai perkara telah dihuraikan . It seems that most people know Allah . We often hear someone said “ May Allah bless you “ , “ If Allah wills “ , “ InsyaAllah “ dan lain - lain . Setiap penggunaan perkataan menunjukkan kekuasaan Allah yang tersendiri . Contohnya seperti penggunaan perkataan InsyaAllah , Allah menegaskan dalam KalamNya dalam surah Al-Kahfi  ayat 23-24 .
Never say about anything , " I am doing that tomorrow , " without adding " If Allah wills ." Remember your Lord when you forget , and say , " Hopefully my Lord will guide me to something closer to right guidance than this ."
Namun , saya bukannya mahu menulis tentang perkataan itu , namun perkataan lain . Kisahnya apabila saat seorang rakan menegur rakannya yang mungkin berbuat maksiat , lalu kawannya menjawab , “ Kubur aku dan kau lain-lain . Kau di utara aku di selatan .” ataupun “ Mak ayah kita lain-lainlah . “ ataupun “ Kau siapa nak tegur aku ? “ Astaghfirullah . Sahabat , Quran menjawab ,
"Bagi tiap-tiap umat, Kami adakan satu syariat yang tertentu untuk mereka ikuti dan jalankan, maka janganlah ahli-ahli syariat yang lain membantahmu dalam urusan syariaatmu; dan serulah (wahai Muhammad) umat manusia kepada agama Tuhanmu, kerana sesungguhnya engkau adalah berada di atas jalan yang lurus. " ( Surah al-Hajj : 67 )
Ataupun apabila diri mengeluh “ Aku hanya kuli , selalu disisihkan , selalu dimarahi , kerap dipermainkan , hanya orang kampung , gemuk , pendek , tidak berharta , dipandang rendah , dicaci ,, “ . Astaghfirullah . Sahabat , Quran menjawab ,
"Janganlah kamu bersikap lemah , dan janganlah pula kamu bersedih hati , padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya , jika kamu orang-orang yang beriman . “ (Surah Ali Imran : 139)
Semua orang akan rasa macam saya , mungkin . Hati kata nak istiqamah tapi masih tak buat . Hati kata nak qiam tapi bila dah terbangun , tidur semula . Hati kata nak solat sunat rawatib , tapi anggota badan tak terbuat . Mudah sangat membuat dosa dan maksiat . Bagaimana ya ? Terkesima saya apabila saya mengutarakan soalan tersebut kepada Jat . Terkesima saya apabila membaca jawapan Jat yang sangat menyentap hati , saya sangat bersyukur hati saya tersentap , bermakna saya ada kesedaran . Alhamdulillah . Terima kasih Jat . Terima kasih sahabat ! 
Apa yang full vs empty ? Pointnya ialah Allah dah bagi full time kepada kita untuk beramal ibadat namun kenapa kita masih empty ? Kenapa masih berkira-kira ? Mahukah kamu Allah mengira setiap nafas kamu dan Allah meminta kita membayarnya ? Mahukah kamu Allah meminta kita membayar sewa hidup di dunia ini ? Of course , no ! Siapa yang mahu , bukan ? Lihat , betapa pemurahnya Allah . Tak ada pula meminta bayar itu ini . Agaknya apabila pahala itu digantikan dengan duit , tidak ada agaknya orang jahat , penyangak di dunia ini . Allah bagi full pahala itu , tak ada kurang kalau kita buat kebaikan . 

Tapi , apa yang kita pertontonkan di hadapan Allah ? Empty . Kenapa ? Yalah , apabila kita menjawab lepas tolong kawan ,“ Eh , kau boleh buat sendiri ke ? Wehh , penat aku , kenapa kau tak bagitau . Aku bukannya nak sangat tolong kau ni ! “
Takpun apabila banyak sangat pinggan yang kena dibasuh tapi hati kata  ‘nanti-nanti adalah orang yang masuk dapur basuh ‘ .Tiba-tiba datang dapur AGAIN , “ Ehh , mana pinggan tadi , laa , kau basuh ke ? Baru nak … “
Tak ke kosong , ille , molla , meyyo , empty ? Moga dengan sedikit kesedaran kita , pahala kita tak berkurang lagi . Wallahualam .
p/s : Entry ini banyak sangat tanda tanya kan ? Tak perlu jawab . Ambil ibrah . Saya yang menulis ini lebih banyak dosanya . Kisah-kisah di atas tiada kena mengena  dengan sesiapa .










Comments

Popular posts from this blog

197 - it's been a while

for being imperfect, that is human.

you wish for a perfect day without any flaws, angers, and sorrow but it turns out vice versa.

it’s normal, my dear.

for being imperfect, indeed is for human.

how well you planned your day, 

but because you are a imperfect human who planned,

Allah the perfect one, knows how it will be going; well or bad.

how well you planned your week,

but because you are human full of flaws,

Allah planned it better for you; in many ways.

how well you planned your life,

but because you are a human,

ask, pray, and beg Him to give you the best,

as He knows what’s the best for you.

190 - Wordless Wednesday #4 - a traveler

201 - a sharing to heal your pain

Our iman is not constant. Sometime we feel more close with Allah SWT and sometime we don’t. So when you feel your iman is low turn to Allah SWT and ask for His help. Don’t leave salaah; it’s the foundation and it helps to strengthen our relationship with Allah SWT. The emptiness that we feel can only be filled with the love of Allah SWT. When we try to fill that emptiness with something else that can be a love for a person, wealth etc. then it will cause great pain in the end. When we love something more than Allah SWT then it will cause greatest pain. So strive to get closer to Allah SWT. “Truly in the heart there is a void that can not be removed except with the company of Allah. And in it there is a sadness that can not be removed except with the happiness of knowing Allah and being true to Him. And in it there is an emptiness that can not be filled except with love for Him and by turning to Him and always remembering Him. And if a person were given all of the world and what is in it…